Ramai promo, bank besar bidik kenaikan transaksi kartu kredit di bulan Ramadan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank besar menargetkan kenaikan transaksi kartu kredit double digit selama Bulan Ramadan. Beragam promo pun telah disiapkan untuk meningkatkan transaksi. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA, anggota indeks Kompas100) misalnya menargetkan kenaikan transaksi hingga 20% selama Bulan Ramadan kali ini.

“Kalau melihat tren, pada Ramadan memang akan terjadi kenaikan transaksi 10%-20% dibandingkan hari biasa. Untuk Ramadan tahun ini pertumbuhannya tidak akan jauh berbeda di kisaran tersebut,” kata Direktur BCA Santoso Liem kepada Kontan.co.id, Senin (6/5).

Santoso menambahkan kenaikan Transaksi terutama disumbang dari belanja pakaian, makanan, hingga elektronik. Makanya selama Ramadan perseroan juga menggelar berbagai promo potongan harga untuk transaksi kredit di beragam supermarket, restoran, pusat perbelanjaan, hingga hotel.


Hingga kuartal 1/2019 sendiri perseroan telah mencatat transaksi kartu kredit senilai Rp 12,87 triliun. Tumbuh 9,0% (yoy) dibandingkan Maret 2018 dengan nilai transaksi Rp 11,80 triliun.

“Untuk akhir kuartal 2/2019 kami perkirakan pertumbuhannya pun tidak akan terlalu berbeda dengan kuartal 2/2019. Sebab setelah Lebaran ada libur sekolah, dimana nasabah cenderung akan membayar biaya sekolah, sehingga menekan belanja,” paparnya.

Bank pelat merah juga pasang target tinggi kenaikan transaksi kartu kredit. General Manager Card Business Division PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100) BNI Okki Rushartomo mengatakan bank berlogo 46 ini menargetkan kenaikan Transaksi mencapai 10% selama Bulan Ramadan.

“Kartu Kredit BNI menargetkan pertumbuhan sales volume kurang lebih 10%. Selama bulan Ramadan, kami juga menyiapkan promo-promo menarik di merchant favorit,” kata Okki.

Sementara selain merchant offline, Okki bilang BNI juga turut memberikan pomo-promo transaksi kartu kredit untuk belanja di e-commerce maupun platform penjualan tiket online atau langsung ke maskapai penerbangan untuk melayani kebutuhan mudik nasabahnya.

Hingga kuartal 1/2019 BNI mencatatkan transaksi kartu kredit mencapai Rp 12,56 triliun, tumbuh 5,6% (yoy) dibandingkan posisi Maret 2018 senilai Rp 11,84 triliun.

“Hingga kuartal 1/2019 jumlah Kartu Kredit BNI tumbuh 4.3% (yoy) dan sales volume tumbuh 6.1% (yoy). Kami menargetkan sampai dengan akhir tahun pertumbuhan sales volume mencapai double digit,” lanjut Okki.

Sementara dari catatan Bank Indonesia , sepanjang kuartal 1/2019 transaksi kartu kredit mencapai Rp 81,92 triliun, tumbuh 11,66% (yoy). Sementara volume transaksinya hingga pada kuartal 1/2019 mencapai 83.69 juta kali, Tumbuh 1,98% (yoy) dibandingkan kuartal 1/2018 sebanyak 82,06 juta kali transaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi