Ikuti Kami

3 Bandara Dibangun di Era Ganjar

Bandara Ngloram akan memanfaatkan lahan bekas Lapangan Terbang Ngloram yang pernah aktif di era 1980-an.

3 Bandara Dibangun di Era Ganjar
Cagub Jateng nomor urut 1 Ganjar Pranowo saat di Bandara Ngloram, Blora, Selasa (24/4).

Blora, Gesuri.id - Gubernur petahana Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus menggenjot pembangunan infrastruktur Jateng, terutama transportasi udara. Di masa kepemimpinanya sebagai Gubernur Jateng, ia telah membangun terminal baru Bandara Ahmad Yani yang lebih luas dan modern.

"Proyek bandara baru Ahmad Yani Semarang, dibangun pada 2014 dan tinggal menunggu operasional menjelang lebaran tahun ini," kata politisi PDI Perjuangan itu, usai meninjau lokasi Bandara Ngloram, Blora, Selasa (24/4).

Selain di Kota Semarang, Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga dipastikan akan segera dibangun, setelah kemarin dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (23/4).

Baca: Ganjar Prioritaskan Pengembangan Transportasi Massal

"Wirasaba yang sekarang jadi Jenderal Sudirman, kemarin sudah groundbreaking Pak Jokowi, harapannya tahun depan sudah jadi. Berikutnya kita bisa mengejar yang Ngloram ini," ucapnya.

Bandara Ngloram memanfaatkan lahan bekas Lapangan Terbang Ngloram yang pernah aktif di era 1980-an. Lapangan ini merupakan aset Kementerian ESDM sehingga perlu pemindahan aset ke Kementerian Perhubungan.

Saat dikunjungi Ganjar, lapangan terbang ini menyisakan bekas landasan yang sudah rusak berat. Aspal sudah mengelupas, tinggal tumpukan batu sepanjang 900 meter dan lebat 30 meter.

"Saya sudah bicara dengan Menteri Perhubungan pengalihan aset dari ESDM ke perhubungam sudah proses, jika sudah selesai bisa segera feasibility study kemudian ada DED-nya dan dikembangkan sampai pembuatan bandara," paparnya.

Rencananya, landas pacu akan dilebarkan dengan ukuran panjang 1.350 meter dan lebar menjadi 40 meter. Juga disiapkan area seluas 1.500 meter persegi untuk turning area atau area di ujung landas pacu bandara. Untuk pengerjaan tersebut dibutuhkan anggaran Rp 40 miliar.

Kemudian Rp 40 miliar lagi untuk pengerjaan proyek lainnya. Seperti terminal penumpang, apron atau parkir pesawat dan taxiway.

Total dana Rp 80 miliar itu berasal dari Kementerian Perhubungan. Sedangkan Pemprov Jateng dan Pemkab Blora menghibahkan tanah untuk perluasan areal Bandara Ngloram.

"Kalau ini jadi, Cepu Blora sampai Bojonegoro akan bisa memanfaatkan. Kita tahu di sini ada banyak sumber minyak maka ada transportasi cukup cepat bisa masuk ke wilayah ini dan akan jadi pertumbuhan konomi yang bagus untuk Blora dan sekitarnya," tandas Ganjar.

Quote